Budi Daya Melon Janjikan Keuntungan

DITINJAU dari segi keuntungan, membudidayakan tanaman melon cukup menjanjikan. Keuntungannya lebih besar dibanding ketika bertani komoditas tanaman pangan yang lain. Tapi risiko kegagalannya pun juga senantiasa membayang-bayangi. Karena itu, bertani melon mutlak memerlukan penguasaan teknologi budi daya hortikultura secara matang, intensif, dan cermat.

Panen raya melon di kebun melon Desa Sendangagung, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri, Senin (8/8), mengukuhkan bahwa di tanah marginal pun melon dapat tumbuh berkembang secara baik, dan memberikan buah yang maksimal. Lahan melon, ternyata tak harus di areal persawahan teknis sebagaimana yang dilakukan para petani di Kabupaten Sukoharjo (Jateng) dan Ngawi (Jatim).

”Tapi, bertani melon modalnya besar dan risiko kegagalannya juga besar,” ungkap petani Suwardi yang merangkap menjadi ketua kelompok tani melon Sendangagung.

Untuk sebatang melon, diperlukan dana budi daya Rp 2.000 sampai Rp 2.300. Karena itu, untuk setiap lahan pemilikan, petani melon di daerah itu setiap musim tanam memerlukan anggaran budi daya sekitar Rp 15 juta. Modal bertani melon itu, diperoleh dari pinjaman bank BRI dan BPR-BKK.

Suwardi mengatakan, jika kelak panen dapat memberikan keuntungan Rp 6 juta-Rp 8 juta. Jadwal panen adalah setiap 60 hari.

Petani melon di kebun Sendangagung, tidak merasa kesulitan memasarkan produksinya. Sebab, mereka bisa menjalin pasar langsung dengan para pedagang di Jakarta.

Untuk sementara ini, berapa pun produksi melon yang dihasilkan semuanya terserap di pasar Ibu Kota, dengan harga rata-rata Rp 2.400/kg.

Petani melon lainnya, Katno, mengaku punya lahan melon seluas 1,5 ha yang ketika panen dapat memberikan hasil tujuh ton sampai delapan ton buah.

Untuk menghindari kegagalan tanam, Katno sengaja mendatangkan Sutino, seorang petani melon berpengalaman dari Bekonang, Kabupaten Sukoharjo.

Dengan memanfaatkan sumur pantek sedalam 36 meter, jadwal tanam melon di perkebunanya dapat digilir sepanjang musim.

Kepala Dinas Pertanian, Ir Guruh Santosa MM, menyatakan, kebun melon sebagaimana terjadi di Desa Sendangagung, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri, merupakan tanah tegalan yang diolah dengan irigasi buatan dari sumur pantek.

”Itu merupakan kebun melon perdana di Wonogiri,” ujarnya.

Luas tanaman melon di kebun Sendangagung, kata Camat Giriwoyo, Edi Martono SH MM, ada delapan hektare dan dibudidayakan oleh sekitar 17 petani setempat.

”Keberhasilan kebun melon di Sendangagung itu sungguh membanggakan bagi Wonogiri. Sebab, itu merupakan kiprah nyata dalam upaya menyejahterakan rakyat dari bawah,” kata Bupati, Begug Poernomosidi.

Terlebih lagi, areal tanam melon dibudidayakan di lahan tidur. Bupati mengatakan, budi daya kebun melon akan lebih memiliki nilai ekonomi tinggi, manakala dibudidayakan secara organik, memakai pupuk kandang, dan senantiasa menghindari pemakaian pupuk dan obat kimia.

”Bila dibudidayakan secara organik, buahnya menjadi berkualitas dan punya harga jual yang tinggi,” tuturnya.(Bambang Pur-55a)

[ taken from suaramerdeka.com ]

Budi Daya Melon

Budi Daya Melon

Budi daya melon bisa mendatangkan keuntungan yang besar. Selain peminatnya banyak, harga buah ini tergolong tinggi… read more

About these ads

10 thoughts on “Budi Daya Melon Janjikan Keuntungan

  1. Apabila kita terus mempertahankan dan mengembangkan usaha bercocok tanam seperti ini, Aku sangat yakin kalau nantinya kita akan menjadi Negara Maju dengan Expor Buah-Buah Segar Dengan Kualitas Tinggi seperti MELON ini
    Maju Terus….BANGSAKU
    Pantang…Mundur

  2. setuju…apalagi negara kita luas dan kaya….yang terpenting jangan takut gagal dan tetap mengikuti teknologi yang ada agar produk petani kita berkualitas…

  3. KKP
    Klinik Konsultasi Pertanian
    Hijrah bertani dengan teknologi Modern secara ORGANIK
    menyediakan pupuk Organik…
    ayo suburkan tanah negeri kita dengan cara bertanam secara organik..
    untuk info hubungi ke :
    081 393 869 694
    0812 1876 2602
    0856 4730 2900

  4. waktunya berjaya dengan agrobisnis…..
    untuk para petani melon khususnya di daerah ngawi,madiun,ponorogo,wonogiri,pacitan dan sekitarnya bisa menghubungi saya untuk masalah pendistribusian atau penjualan hasil panen…harga bersaing mengikuti kondisi pasar yang ada…hasil panen akan kita distribusikan ke daerah bekasi ,jakarta dst….
    contact person :
    - wasis…hp.081389140550
    021-957 04515
    mari bersama untuk kehidupan yg lebih baik dgn mengoptimalkan potensi wilayah kita masing2!!!!

  5. mohon rekemondasi pemupukan untuk tanaman melon dengan kondisi cuaca seperti saat ini
    dan rekomdasi pengendalian hama dan penyakin
    trimaksih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s