Pilih Produk Pelangsing, Diet, atau Berolahraga?

November 8, 2008

dietSELAMA pemeo ”cantik itu langsing” masih diyakini mereka yang ingin tampil cantik, selama itu pula berbagai jenis alat atau obat pelangsing akan terus ditawarkan.

Bagi orang dengan berat badan berlebih atau bahkan hingga obesitas, tawaran produk pelangsing jelas menggiurkan. Berseberangan dengan itu, kampanye gaya hidup sehat dengan berolahraga juga terus didengungkan.

Berbagai produk pelangsing kemudian menawarkan jaminan kesehatan. Slogan cantik yang langsing lantas ditambah dengan langsing yang sehat. Sangat masuk akal. Produk pelangsingan badan biasanya menawarkan upaya penghancuran racun dalam tubuh, selulit atau lemak di bawah kulit, dan selanjutnya pembentukan lekuk tubuh.

Pelangsingan tubuh dengan alat getar dan inframerah juga banyak ditawarkan, seperti produk yang dipakai Wati (35), karyawati swasta warga Duren Sawit, Jakarta Timur. ”Saya diberi suami sepekan lalu. Alat ini selain untuk program pelangsingan badan juga untuk terapi serta semacam pijat refleksi,” jelas Wati.

Untuk program pelangsingan tubuh, kata Wati, alat itu memiliki indikator pelepasan kalori. ”Setelah bagian tubuh kita, mulai kaki hingga perut, diletakkan di alat itu, tinggal pencet, nanti alat akan bergetar dan memancarkan inframerah,” papar dia.

Barangkali, tidak ada salahnya mencoba berbagai produk pelangsing selama tidak cekak kantong. Namun, menurut ahli fisiologi olahraga yang juga dosen Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Ermita I Ilyas, secara ilmiah sulit dijelaskan cara-cara mekanik dapat mengurangi lemak tubuh. Pengurangan lemak membutuhkan reaksi kimia panjang dan proses ini memerlukan enzim-enzim yang diregulasi hormon-hormon tertentu.

Olahraga

Pandangan soal tubuh langsing memang sebaiknya dikaitkan dengan gagasan soal badan sehat. Olahraga menjadi satu hal terpenting. Anjuran berolahraga memang sangat kerap dilontarkan. Saking kerapnya, orang sampai bosan mendengar. Butuh waktu berapa lama untuk mengubah tubuh gembrot menjadi langsing?

Ermita kembali mengingatkan, olahraga sangat penting untuk menurunkan berat badan. Selain dapat mengurangi jumlah lemak tubuh, olahraga juga meningkatkan masa tubuh dan mengencangkan otot. Pada saat berolahraga aerobik, hormon katekolamin akan dilepaskan dan hormon ini akan merangsang terjadinya pemecahan simpanan karbohidrat (glikogen) di otot.

Olahraga juga meningkatkan efisiensi dan kemampuan jantung, paru, pembuluh darah, serta mengontrol kadar gula darah melalui perbaikan sensitivitas reseptor insulin. Dengan demikian, olahraga juga baik untuk penderita diabetes melitus, hipertensi, serta mencegah osteoporosis dan memperlambat penurunan daya ingat. Olahraga juga memberi rasa bahagia dan segar sebab dapat meningkatkan produksi hormon endorfin.

Yang pasti, manfaat olahraga adalah agar tubuh singset dan otot bertonus (kencang). Untuk itu, latihan beban yang dinamis perlu dilakukan.

”Bukan untuk gedein atau membentuk tubuh seperti Ade Rai (bulk) atau kuat biar bisa angkat besi. Tonus perlu untuk mereka yang sudah berumur di atas 50-an tahun, apalagi perempuan yang sudah menopause,” terang Ermita.

Meskipun masih muda, jika mengikuti program penurunan berat badan, sebaiknya mulai dengan latihan beban ringan. Apalagi jika sebelumnya obes atau obes berat.

”Ini untuk mencegah bagian tubuh yang kehilangan lemak di bawah kulit tidak menggantung. Jelek kan, he-he-he…,” imbuh Ermita.

Diet dan terapi perilaku

Selain olahraga, diet atau pengaturan makanan dan terapi perilaku sangatlah penting untuk proses penurunan berat badan. Diet biasanya adalah kombinasi berbagai jenis diet yang disesuaikan dengan kondisi seseorang. Jangan sampai diet justru menyebabkan timbulnya penyakit lain atau kekurangan bahan nutrien yang penting.

”Agar berhasil, konsultasilah secara intensif dengan dokter dan ahli gizi. Biasanya, diet yang diberikan diet rendah kalori seimbang. Jumlah kalori diberikan bertahap,” jelas Ermita.

Adapun terapi perilaku diberikan bagi mereka yang mempunyai kebiasaan makan buruk, misalnya, makan berlebih tanpa bisa menahan diri.

Terapi perilaku antara lain dengan makan tidak terburu-buru. Jauhi restoran dengan makanan ”enak” (padat lemak), jauhi membeli camilan apalagi sampai disimpan di rumah atau di kantor, dan yang terpenting jauhi stres karena bisa memicu nafsu makan.

”Sebaiknya saat memasuki usia 45 tahun, batasi makanan tersebut. Di atas usia 50 tahun, lupakan. Oya, kebanyakan karbohidrat sama jeleknya dengan makan banyak gorengan atau berlemak. Semua itu bisa menggemukkan,” papar Ermita lagi.

Jangan lupa juga galakkan konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan sebagai sumber serat. Sangat baik untuk menyehatkan pencernaan dan tubuh secara keseluruhan.


[ taken from kompas.com ]

buku dietDr. Abramson menawarkan metode yang cerdas dan efektif untuk makan dengan baik, menurunkan berat badan, dan hidup bahagia. Ia adalah pakar internasional di bidang makan dan gangguan berat badan. Lewat bukunya ini Dr. Abramson membantu Anda … for details

Entry Filed under: Healthy. Tags: , , .

2 Comments Add your own

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


New Articles

Categories

Recent Comments

sonny on Menanam Jabon Bagaikan Menanam…
Reza on Jamur Tiram Tak Kenal Kri…
darma on Menanam Jabon Bagaikan Menanam…
poe on Bermodal Rp5 Juta, Produksi Ja…
budi leksono on Menanam Jabon Bagaikan Menanam…

Blogroll

click here to find out

Ingin mendapatkan Sandal Etnik? Sulam Pita Murah
Pusat Sulam Pita Murah Sulam Pita Murah
Butik Baju Sulam Pita Baju Sulam Pita
Pusat Kebaya Modern Kebaya Modern
Become a Fans Tubanstore.com Tubanstore Produk Unggulan Tuban Jawa Timur

Web hosting dan domain gratis untuk website di IdeBagus

Rumahweb penyedian Domain & Hosting Handal

Blog Stats

Find the tags

Anak Anak - anak asuransi Ayam Batik Gedog Batik Pesisiran Batik Tuban Bayi blog budidaya budidaya jamur tiram budidaya melon Cancer Demam diet Fashion Flu Info Bayi investasi jamur tiram Jawa Timur Kabupaten Tuban kalori kalsium kanker kanker leher rahim kanker serviks kaos kesehatan Makanan mencegah kanker osteoporosis otak anak peluang usaha pulsa rambut sehat rekreasi Risoles sayuran toko online Tuban vaksin kanker serviks vegetarian wisata Wisata Tuban

Today Insipration

Mampulah untuk meninggalkan apa-ada-nya kita sekarang, untuk menjadi apa bisa-jadi-nya kita nanti. MT.

RSS News :

Archives