Wisata Tuban – Part 1

September 20, 2008 at 12:48 am 16 comments

pantai tubanJika kita dari Jakarta menuju ke Surabaya -Jawa Timur, dengan  meniti jalan darat, tepatnya di jalur Pantura, maka kita akan melewati kota pesisir yang terletak di Jawa Timur, tepatnya 100 km sebelah barat Surabaya, yaitu Kota Tuban.

pabrik semen gresikKota kecil tersebut sekarang telah menjadi daerah Industri, ini di karenakan ada beberapa perusahaan besar yang beroperasi di sana, seperti, PT. Semen Gresik, PT. TPPI dan juga PT Holcim Indonesia. Sekilas, jika kita hanya melihat sambil jalan, tak banyak keistimewaan dari kota Tuban ini. Namun, sebenarnya Tuban memiliki beberapa objek wisata yang layak untuk di kunjungi. Menyusuri Pantura, tepatnya jika kita telah masuk kota Tuban, di Jalan Raya Semarang, kita akan mmasjid agung tubanenjumpai Terminal Terapung yang baru di bangun beberapa Tahun yang lalu. Sekitar 10-15 km dari Terminal tersebut, terdapat makam salah satu Wali Songo, penyebar Islam di pulau Jawa yang terkenal, yaitu Sunan Bonang. Pemakaman S unan Bonang ini, yang juga dijadikan objek wisata religi, terletak tepat di sebelah barat Kantor Pemda Kabupaten Tuban.di samping komplek pemakaman ini, terdapat masjid agung Tuban,salah satu ikon kota Tuban.

museum kambang putihDan beberapa meter dari sini, bagi anda yang tertarik dengan sejarah, anda bisa mengunjungi musium kambang putih. Di musium ini, terdapat batu besar yang disebut ” Batu Tiban“, yang konon dijatuhkan menjadi asal usul nama kota Tuban.

Di Tuban juga terdapat klenteng Kwan Sing Bio. Klenteng ini merupakan klenteng terbesar di kawasan Asia Tenggara, sehingga tak mengherankan jika pengunjungnya juga berasal dari kawasan Asia Tenggara. Klenteng ini juga memiliki kekhasan tersendiri. Jika kebanyakan klenteng memilih naga sebagai symbol, namun klenteng ini justru memilih kepiting sebagai simbolnya. Selain itu posisinya yang menghadap ke laut menjadikan daya tarik tersendiri.kwan sing bio

Kota yang memiliki lambang Kuda ini, juga berjuluk Kambang Putih, ini di karenakan Kota Tuban dikelilingi oleh bukit-bukit kapur, yang juga menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat Tuban. Selain itu, Kota Tuban juga terkenal sebagai Kota seribu Goa. Yang satu ini, memang tidak berlebihan, karena di Tuban terdapat banyak sekali goa-goa kecil maupun besar. Diantaranya yang dijadikan objek wisata dan di kelola dengan serius adalah Goa Akbar dan Goa Putri.

Pintu Masuk Goa Akbar, terletak di Desa Gedungombo, atau di belakang Pasar Baru-Jalan Gajah Mada. Dinamakan Goa Akbar, karena goa ini memang begitu luas, dan konon , lorong-lorong di Goa ini, yang berjumlah ratusan bisa menghubungkan dengan goa-goa lain di Kota Tuban. Lalu, ada juga Goa Ngerong, yang terletak di Kecamatan Rengel, 30 km arah selatan Kota Tuban, tepatnya di Jl. Raya Tuban – Bojonegoro. Goa ini, dihuni oleh ribuan kelelawar. Selain itu, Goa ini juga terdapat aliran sungai , yang tidak pernah kering, meskipun sedang musim kemarau, dan dihuni banyak sekali ikan-ikan besar. Tapi jangan berharap anda bisa menangkap ikan-ikan tersebut, karena oleh penduduk setempat, di Sungai Ngerong ini ikan-ikan di keramatkan. Selain dua Goa diatas, ada juga Goa Puteri Asih, yang terletak di Kecamatan Singgahan, dinamakan begitu, karena kecantikan Goa ini, yang dihiasi stalaktit dan stalakmit yang masih hidup. Dan sekitar 2 km kearah barat dari lokasi goa ini, kita juga bisa menjumpai Goa Lowo, yang merupakan berkumpulnya kelelawar-kelelawar.

Dan jika anda adalah pecinta batik, anda bisa juga mengunjungi pusat Kerajinan Batik Tuban, yaitu Batik Gedog, yang ada di Kecamatan Kerek, sekitar 30 km kearah Barat. Dijamin, anda akan merasa puas, karena kualitas Batik Gedog, warna dan juga coraknya pantas di acungi jempol.


Lalu untuk anda yang menyukai wisata air, untuk menyegarkan pikiran, anda juga bisa mengunjungi air terjun Nglirip, yang terletak di Kecamatan Singgahan, 35 km arah barat daya Kota Tuban. Berkunjung ke air terjun ini, cukup bisa menghilangkan stress, dan istimewanya, di balik air terjun ini terdapat goa yang cukup luas. Berjalan ke arah timur, sekitar beberapa kilo meter, kita bisa menjumpai sumber air alam Kerawak yang mengalir dengan derasnya di tepian sungai.  Jika anda ingin berenang, sambil melihat monyet-monyet, anda bisa pergi ke pemandian Bektiharjo, sekitar 15 km ke arah selatan dari Pemakaman Sunan Bonang. Di pemandian ini, anda bisa memilih untuk berenang di kolam buatan, atau juga menikmati segarnya berenang di sumber air sungai langsung.

Selain objek-objek wisata yang sangat menarik, Tuban juga mempunyai wisata Kuliner yang tak kalah menariknya. Di pastikan lidah akan bergoyang jika mencicipi kuliner khas Tuban. Ehmmmm … yummy dan nendang pokoknya. Penasaran ?!?!…🙂

cara membuat web yang menghasilkan

cara membuat web yang menghasilkan

Entry filed under: Around Tuban, Catatanku, General. Tags: , , , , , , , , , , .

Resep Risoles Ragout Ayam Kenali Temperamen Bayi Anda

16 Comments Add your own

  • 1. parjiati  |  September 25, 2008 at 11:56 am

    ngebantu informasinya buat saya yg lebaran nanti pengen nyusururi pantura sampai surabaya. thanks.

    Like

  • 2. kmelina  |  September 25, 2008 at 5:58 pm

    🙂 senang bgt kalo infonya bisa membantu
    Selamat Idul Fitri ya … have a safe trip🙂

    Like

  • 3. ese  |  October 9, 2008 at 1:24 am

    Rasanya ketiban rejeki dapet informasi ttg Tuban. Makasih ya, apakah kamu kelahiran /tinggal di kota Tuban?

    Like

  • 4. kmelina  |  October 9, 2008 at 9:08 am

    sama2 Mas🙂
    Kalo saya, asli wong Tuban, dari kecil sampe kuliah tinggal di Tuban.

    Like

  • 5. isdiyanto  |  October 22, 2008 at 5:37 pm

    semarang juga menarik loh…

    Like

  • 6. kyai slamet  |  November 13, 2008 at 11:00 pm

    wah saya juga sudah meliput kwan sing bio dan makam sunan bonang lho😀

    Like

  • 7. Berpikir Merdeka  |  November 13, 2008 at 11:01 pm

    Shalawat dan semerbak hio dari Kota Tuban……

    Tuban adalah sebuah kabupaten di pesisir utara Jawa Timur dan berbatasan langsung dengan Jawa Tengah. Sebagaimana daerah pesisir Jawa lainnya, udara panas menusuk kulit menjadi sebuah keseharian di Tuban. Nama Tuban sempat menyeruak di seantero pelosok…

    Like

  • 8. kmelina  |  November 16, 2008 at 12:56 pm

    Kyai Slamet, …

    berarti artikel kita bisa saling melengkapi tuchhh,…

    Like

  • 9. iwan  |  February 23, 2009 at 10:22 pm

    baca artikel mba’ kmelina, aku jadi tertarik ama Tuban, oke mungkin Tuban jadi sasaran wisata geologiku berikutnya….. terutama stalagmit n stalagtit goa putri penasaran juga…. kebetulan aku sedang ada tugas ke Bjnegoro bagaimana apa bisa hub mba’ untuk info jalan menuju lokasi goa….. trims

    Like

  • 10. kmelina  |  February 24, 2009 at 8:50 pm

    ehm … kalo dari Bojonegoro, bisa tuch Mas, lewat Jatirogo, nah … dari Jatirogo nanti, mas bisa tanya orang kemana arah kecamatan Singgahan … dan jangan kuatir nyasar Mas, orang Tuban ramah-ramah, pasti bakal ditunjukkan jalannya.

    Like

  • 11. Darsono  |  March 15, 2009 at 9:34 pm

    Pasti kmelina wong tuban kota ya? Buktinya pemandian air hangat prataan (parengan) dan yg di kedung pelem singgahan gak kesebut. Padahal skrg rame pengunjungnya lo mbak..btw sukses deh untuk the angel,saya wong tuban asli turut bangga dgn kmelina yg sudi meng infokan kota kita..suwun yo mbakyu kmelina ..

    Like

  • 12. kmelina  |  March 16, 2009 at 7:43 pm

    hehehehe .. iya mas, maaf ya, lupa neh di sebutin, baik nanti akan saya update,… btw, thank’s masukannya ya,…

    Like

  • 13. agoes  |  June 8, 2009 at 8:01 pm

    Tanks info nya , aku jadi kangen ama Tuban , udah 19 tahun merantau. Aku asli Tuban lulusan SD Kebansari 2 Tuban, SMPN 1 Tuban dan SMA Muhammadiyah Tuban. Maaf sambil kenalan siapa tau ada teman saya yang ikut baca. trims ya mbak

    Like

  • 14. STRISNO  |  June 10, 2009 at 10:07 am

    SYA PNGEN TAU KBRADAAN TEMEN2 SYA,ALUMNI SMP MUA’LLIMIN TUBAN.FALIH JULIHARTO,NANA ISTIANA,NANING NURCAHYANI YANG TINGGAL DI JLN PEMUDA,TEPATNYA DIBLAKANG MASJID SUNAN BONANG.

    Like

  • 15. noengky  |  July 11, 2009 at 9:13 am

    minta info pd teman2 netter barangkali baca komentar ini, apa di kab tuban ada wisata edukasi utk konservasi alam, seperti konservasi sarang burung walet goa soalnya dulu konon cerita jaman belanda di kab tuban ini terkenal sentra burung walet goa, dengan kerusakan alam akibat pertambanagan dan hutan pengaruhnya tentu dahsyat. Gimana Pemda menyikapi hal-hal begini ya ?

    Like

  • 16. aji  |  October 1, 2009 at 5:06 pm

    tolong dong wisata GOA PUTRI ASIH di buka lagi?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


.

Belajar Membuat Video Kartun Yuk…

FIND YOUR STYLE HERE !!

Dapatkan Tubuh Baru Dalam 20 HARI !!!

Tingkatkan Proforma Pasutri Dengan Cara Aman

Categories

Blog Stats

  • 425,933 hits

Quote Of The Day

The Right Ones

Maksimalkan Gaya Kerenmu


%d bloggers like this: