Berbisnis Memperhitungkan Risiko, Bukan Kepastian

May 17, 2010 at 4:00 am 2 comments

Semangat wirausaha tidak dimiliki setiap orang. Karenanya, banyak yang memilih aman dengan menjadi karyawan. Tak sedikit yang meyakini peluang wirausaha dan memberanikan diri berbisnis. Namun, banyak juga yang umurnya tak lama, lalu kembali ke dunia kerja.

Menurut pakar marketing Prof Rhenald Kasali, PhD, dalam bukunya yang berjudul Wirausaha Muda Mandiri, banyak pemula yang gagal berwirausaha karena gagal menanamkan passion ke dalam alam ketidakpastian. Artinya, pebisnis pemula belum menyadari bahwa kegiatan berbisnis berdekatan dengan ketidakpastian. Bukan sekadar ada modal, pengembalian keuntungan, dan kejayaan.

Menjadikan ketidakpastian sebagai sahabat adalah prinsip yang harus dimiliki pebisnis pemula. Memahami risiko dan bagaimana persepsi yang harus dibangun mengenai risiko, ini jauh lebih penting dalam berbisnis.

Pebisnis, menurut Rhenald, perlu memahami ketidakpastian untuk menghindari aborsi pada usaha yang dijalankannya. Berikut prinsipnya:
* Pebisnis harus selalu bersiap menerima atau menghadapi kenyataan terburuk, meski selalu berharap yang terbaik.

* Belajar dari setiap langkah yang dijalankan dalam bisnis, meski pebisnis tidak selalu mendapatkan apa yang diinginkan atau direncanakan.

* Kenali dan bersahabat dengan data, informasi atas kegiatan berbisnis, hingga Anda mengenal pola, pelaku, dan akibat-akibatnya. Ketidakpastian eksis saat Anda tidak mengenali apa yang sedang dihadapi.

* Rumusnya adalah, semakin pasti suatu bisnis, semakin kecil risikonya, semakin kecil pula kemungkinan keuntungannya. Sebaliknya, semakin besar ketidakpastian, semakin besar keuntungan di baliknya.

* Semakin besar probabilitas keuntungan dari berbisnis, semakin besar risikonya.

* Sesuatu yang terkesan lebih pasti, terkandung ketidakpastian di dalamnya. Yang perlu dipastikan adalah persepsi terhadap risiko. Untuk mengurangi risiko, bersahabatlah dengan data dan informasi, tanamkan keahlian dan reputasi, bangun jejaring, fokus pada keunggulan, dan jalani bisnis dari sesuatu yang Anda cintai.

Entry filed under: Financial & Investment. Tags: , , , , , .

Berkah dari Budidaya Ikan Sidat Bisnis Tiket Pesawat, Sebuah Bisnis Biasa Dengan Hasil Luar Biasa !!!

2 Comments Add your own

  • 1. blogxpo  |  May 17, 2010 at 4:58 am

    Kenyataan yg ada memang sering terjadi dimana orang yang ingin menjadi pengusaha gagal ditengah jalan.
    Faktornya adalah karena mereka tidak memperhitungkan / memperkirakan bahwa pada saat dia sebagai karyawan di suatu perusahaan setiap bulannya mendapatkan gaji, dan pada saat dia beralih profesi sebagai pengusaha, dia juga punya pikiran kalau nantinya tiap akhir bulan juga harus mendapatkan penghasilan besarnya seperti waktu dia sebagai karyawan.
    Itu perlu waktu untuk adaptasi, karena perusahaan tempat dia bekerja bisa memberikan gaji yang besar, karena perusahaan tsb mempunyai aset dan modal yang melebihi modal yang dia miliki untuk melakukan usaha/wiraswasta.

    Like

  • 2. Wirausaha Mandiri  |  July 25, 2010 at 6:40 pm

    Menjadi Wirausaha Mandiri memberikan kita peluang sebesar kita mau, untuk berkembang dengan hati dan pikir kita! yang terpenting, mau berkorban untuk orang lain!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


.

Belajar Membuat Video Kartun Yuk…

FIND YOUR STYLE HERE !!

Dapatkan Tubuh Baru Dalam 20 HARI !!!

Tingkatkan Proforma Pasutri Dengan Cara Aman

Categories

Blog Stats

  • 425,933 hits

Quote Of The Day

The Right Ones

Maksimalkan Gaya Kerenmu


%d bloggers like this: