Obat Osteoporosis Tak Efektif untuk Wanita Menopause

July 4, 2010 at 1:31 am Leave a comment

Wanita yang memasuki masa menopause (berhentinya sikulus menstruasi) banyak mengonsumsi obat osteoporosis untuk menjaga kepadatan tulangnya. Namun ternyata minum obat osteoporosis semasa menopause tidak memberikan hasil yang efektif.

Peneliti tulang Juliet Compston dari University of Cambridge memonitor kepadatan mineral tulang wanita yang telah mengalami menopause tidak banyak berubah meski sudah mengonsumsi obat osteoporosis (bisfosfonat).

Osteoporosis yang sebagian besar dialami wanita lanjut usia terjadi akibat kepadatan tulangnya yang terus berkurang karena menurunnya kadar estrogen setelah menopause. Kepadatan mineral tulang yang rendah adalah faktor risiko yang penting untuk pengeroposan tulang.

Seperti dilansir Medicalnewstoday, Sabtu (18/7/2009), panduan agar mengonsumsi obat osteoporosis secara teratur untuk menjaga kepadatan mineral tulang telah membuat orang banyak menghabiskan uangnya padahal hasilnya tidak signifikan.

Peneliti yang berbasis di Australia dan Amerika Serikat menilai perlunya memantau penggunaan obat osteoporosis ini untuk mengetahui barapa besar efek dari obat alendronat (yang digunakan untuk bisfosfat) pada individu yang berbeda.

Para peneliti menganalisis data dari Fracture Intervention Trial (FIT), yang nantinya dibandingkan dengan efek dari alendronat dengan placebo pada lebih dari 6.000 wanita yang sudah menopause dengan kepadatan mineral tulang yang rendah. Kepadatan tulang dipaha dan tulang belakang diukur pada saat awal, kemudian diulang pada tahun pertama, kedua dan ketiga.

Setelah 3 tahun terapi, hampir semua (97,5%) wanita yang dirawat dengan alendronat menunjukkan peningkatan kepadatan mineral tulang yang sedikit. Selain itu, efek perawatan ini tidak memberikan pengaruh yang substantial antar individu.

Memonitor kepadatan mineral tulang pada wanita yang sudah menopause pada tahun pertama setelah memulai perawatan dengan bisfosfat adalah tidak terlalu penting dan juga berpotensi terjadi kekeliruan.

“Penemuan ini memperkuat kasus monitoring kepadatan mineral tulang selama beberapa tahun pengobatan,” ujar Compston.

Cara terbaik untuk menjaga kepadatan mineral tulang adalah dengan berolahraga yang teratur dan menjaga pola makan, serta mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium secara alami. Jangan cuma mengandalkan obat osteoporosis karena hasilnya tidak efektif.

Advertisements

Entry filed under: Healthy. Tags: , , , , , , , , .

Susu Kedelai versus Susu Sapi, Mana Lebih Baik? Mau Lambung Sehat, Terapkan 3T!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Follow IG : loker.linkedin

FREE E-Book Digital Marketing

Tas Anello – Best Seller

Info Seminar Marketing Online – Click Here !!

ORIGINAL HANDMADE !!

LANGSING TANPA PUSING

Categories

Blog Stats

  • 445,364 hits

Quote Of The Day

The Right Ones

%d bloggers like this: