Menikmati Cantiknya Lawang Sewu di Malam Hari

August 13, 2016 at 10:52 pm Leave a comment

Lawang Sewu

Lawang Sewu

Lawang Sewu Semarang merupakan sebuah gedung tua bersejarah peninggalan Belanda. Lawang Sewu dibangun pada tahun 1904 – 1907, dengan daya arsitektur art deco, yang melibatkan dua arsitek Belanda yaitu Prof. Jacob F. Klinkhamer dan Bj. Queendag. Bangunan dengan tiga tingkat ini dulu diperuntukkan  kantor pusat perusahaan kereta api (trem) penjajah Belanda atau Nederlandsch Indishe Spoorweg Naatschappij (NIS).

Nama Lawang Sewu berasal dari kata “Lawang (Pintu)” dan “Sewu (Seribu), jadi secara istilah Lawang Sewu berarti Bangunan yang memiliki pintu sebanyak Seribu. Sebenarnya jumlah pintu nya tidak mencapai seribu (berdasarkan data yang ada jumlah pintu nya 342 buah), namun karena memang jumlahnya sangat banyak maka masyarakat setempat menyebutnya pintu seribu. Apabila di telaah lagi, pintu pintu tersebut bukanlah murni pintu, melainkan jendela. Karena bentuk jendela itu sangat lebar, maka banyak orang yang berasumsi itu adalah pintu.

Lawang Sewu adalah saksi bisu pertempuran pahlawan Indonesia melawan penjajah Belanda. Gedung tua ini menjadi saksi pertempuran antara Angkatan Pemuda Kereta Api (AMKA) melawan penjajah Jepang. Pertempuran terjadi karena pemuda AMKA ingin mengambil alih kereta api. Setidaknya ada belasan pemuda gugur dalam pertempuran ini, dan dimakamkan tepat di halaman gedung. Namun kini jenazah para pemuda tersebut sudah dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan.

 

Lawang Sewu Sebelum Dipugar

Lawang Sewu Sebelum Dipugar

Pada jaman penjajahan, bangunan ini juga dijadikan penjara, para tahanan dimasukkan berdesak-desakan dan banyak diantaranya yang meninggal. Mungkin karena sejarah inilah, banyak yang berkata bahwa Lawang Sewu adalah bangunan angker, atau berhantu. Dan banyak orang yang melakukan wisata mistis atau uji nyali di tempat ini.

Namun, sejak beberapa waktu lalu, PT KAI sebagai pengelola gedung bersejarah  ini telah menata sedemikian rupa, sehingga Lawang Sewu menjadi cantik saat malam hari, dan tidak ada lagi kesan angker. Wisata mistis pun sudah tidak lagi diperbolehkan, oleh sebab itu Gedung ini ditutup pada puluk 21.00. Alasannya, karena wisata mistis yang sering kita lihat sangat tidak mendidik. Gedung ini juga sangat cocok digunakan untuk lokasi foto pre wedding, karena arsitekturnya yang indah dan elegan, ditambah dengan ornamen kaca patri yang menambah kecantikan gedung bersejarah ini.

 

Cantiknya Lawang Sewu di Malam Hari

Cantiknya Lawang Sewu di Malam Hari

Saya sih setuju dengan pendapat ini, bagaimanapun Lawang Sewu adalah gedung bersejarah, tidak hanya itu, Gedung ini adalah catatan perjuangan dan peradapan suatu bangsa. Maka sudah seharusnya kita melestarikan dan menghargainya dengan sepatutnya. Dan mari kita menikmati  wisata sejarah dan cantiknya Lawang Sewu di malam hari tanpa dibumbui cerita-cerita takhayul.

 

Ornamen Kaca Patri Lawang Sewu

Ornamen Kaca Patri Lawang Sewu

 

 

dari berbagai sumber

Entry filed under: Catatanku, Inspirasi. Tags: , , , , , , .

5 Trik Melamar Kerja Perempuan Usia 30-an Terlihat Lebih Menarik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


.

Belajar Membuat Video Kartun Yuk…

FIND YOUR STYLE HERE !!

Dapatkan Tubuh Baru Dalam 20 HARI !!!

Tingkatkan Proforma Pasutri Dengan Cara Aman

Categories

Blog Stats

  • 425,933 hits

Quote Of The Day

The Right Ones

Maksimalkan Gaya Kerenmu


%d bloggers like this: